syukur ke atas
kurniaan ilahi..aku masih lagi mampu bertahan sehingga ke detik ini..terima
kasih padaMu sang pencipta...pencinta..memberi aku sedikit ruang waktu untuk
melakarkan tinta pena aku di sini..entah kenapa aku ingin tulis begini...aku
senang bile begini..aku tak tahu apa yang aku rasakn kini adalah apa..aku tetap
dengan 'sesuatu' aku..aku sj yang faham sesuatu aku tu apa..aku bahagia
begini..
mentari tidak pernah
langsung memungkiri janjinya.setiap hari datang dan pergi..angin juga tidak
pernah letih membawa bayunya..tapi aku...aku harus mengambil sedikit kekuatan
angin untuk tidak letih dengan keadaan diri..
sang waktu terus-terus
saja bergulir tanpa menuggu aku..dan membawa aku kesini.dan di saat ada rasa
yang hadir mengetuk pintu hatiku..dan terus membukanya lalu melangkah masuk
mencari tempat nya sendiri.
saat aku titipkan
lakaran pena jiwa ku ini..aku sudah tidak merasakan 'sesuatu' itu..'sesuatu'
yang merenggut jiwa aku..'sesuatu' yang pastinya aku tidak pernh cuba untuk
merasai..tetapi ia hadir bagaikan sakti...
awan mendung
memuntahkan isinya..setitik demi setitik mencurah jatuh membasahi bumi..
sehingga aku dapat
melihat birunya langit..awan gemawan yang berarak pergi seakan mematahkan
sayap2 keresahan aku..aku disini hanya mampu tersenyum..tersenyum melihat
kelibat awan yang berlalu pergi..juga membawa dirinya..ke satu daerah yang
tidak pasti...aku sendiri tidak pasti kemana..lalau bicaraku terluah melalui
masa..cukup sudah aku merasakan kehilangan awan yang gelap itu..air hujan yang
tumpah melata dipengebumian entah mengikut angin yang berhembus lembut kemana
saja bersama reaksi alam.
terkadang esakku
sendiri..meratap..menghiba..dan itu lah yang ada padaku..itu saja yang termampu
oleh sang aku lakukan. itu yang terdaya untuk membuat untaian hubungan cinta
antara aku dengan sang pencipta..
rajuk ku pada
Allah..sendu ku pada Allah..manjaku pada Allah..aduku juga pada Allah...Dia lah
tempat aku curahkan kasih sayang dan tautan cintaku..tempat aliran perasaan
aku..kerana aku adalah aku..sang aku yang tidak punya pesona di tengah
manusia..apatah lagi untuk menagih simpati untuk menumpang letakkan kash ini..
aku bukan malaikat
punya jiwa halus dengan sebuah pengertian..keinginan pada sebuah cinta yang
suci adalah kepastian..tapi aku tidak mampu walaupun kerinduan pada sepotong
jiwa dimana pernah hadir dalam waktu hidup terakhirku..
bulan cahaya nya
semakin redup..aku jadi letih dengan rasa ini..tertunduk pilu..sedang ia
menghembat ragaku..ruang waktu ini berlalu pergi..aku tidak mampu bertahan
dengan kudrat sang aku ini..pergi ruang waktu itu..membawa secebis
harapan..membawa segenggam impian..bunyi sahrawi seakan mengepuk debu kering
bagai membawa gemersik kehadiran sang Agung...pencipta sang aku..
aku jadi teringat pada
kata2 ini..'jangan terbang terlalu tinggi kelak jatuh akan parah'.. akal aku
ligat mencari pengertian dari kata2 nya..sungguh aku telah jatuh..parah yang
aku rasakan mengetuk tangkai hati..dalam aku mencari erti kesempurnaan..berilah
aku sedikit ruang masa untuk aku terus merasai erti sebuah kehidupan yang penuh
dengan rona2 kesedihan..terus dimana lagi harus aku letakkan segala..dada yang
berombak pilu..menahan sendu..sungguh aku tak tertahan lagi ingin meluahkn
segalanya ..menitisnya ia seperti menitisnya embun muda dikala semua mahkluk Mu
lena di buai mimpi2 indah..sedangkan aku..aku masih begini...melontarkan
pandangan ke luar...menikmati keindahan alam sang pencipta..memuji namanya sang
tempat aku mendamba kasih...sungguh aku pilu...
merenungi hari2
sepi..aku tetap akan melewati hari esok yang datang..aku akn cuba menghadapi
hari esok aku..walaupun kepahitan sudah menjalar di segenap ruang
sarafku..relung hati aku..ahhh..beri aku sedikit ruang itu..ruang waktu itu..
semua yang terluah
sekadr satu luapan penuh rasa..daripada kecelaruan daya fikiran dan gerak aku
sendiri..saat yang berlalu masih mampu aku jejak..dengan kesan memori
silam..langkah2 yang aku tinggalkan..telah aku rasakan kesannya..sungguh aku
merasakan kesannya..nafas yang dihela masih mampu membuktikan keberadaan
aku..semua mash wujud..saat waktu itu pula hampir tiba..bersediakah
aku..sekadar luahan rasa daripada hati yg sudh kehilangan tempatnya..
nota kecil: waktu ini
aku habiskan dengan berdiam diri..diam aku yang hanya ditemani oleh titis air
mata..embun merelakan dirinya menemani aku..dalam pengembaraan rasa jiwa aku
ni..pandangan kudus ini aku layangkan pada wajah kekasih..yang telah mengajar
aku tentang erti hidup dan cinta..berapa lama harus aku saksikan dan merasakan
kepedihan yang telah menghakimi jiwa.hingga lamanya waktu berlalu tidak aku
endahkan...aku tetap dengan 'sesuatu' aku..aku tetap bahgia dengan 'sesuatu'
aku..
No comments:
Post a Comment