Assalamualaikum wbt
Waktu suram penuh terbungkam..pagi yang indah itu, aku mendapat
pesan dari sang hujan..katanya dia adalah rahmat dari Tuhanku..datangnya dia
untuk menyubur taman. Datangnya ia untuk menyiram rumput, pepohon tegak
merendang.. datangnya ia dengan senyuman menguntum. Aku merenung setiap
titisanya..hati aku terbungkam pilu..menginginkan kebebasan..namun hanya kaku
terdiam di penjuru waktu..menghambat jiwa di hunus sang takdir.
Siang itu aku mendapat pesan dari sang hujan.katanya lagi..dia
adalah rahmat dari Tuhanku..rasa hati seorang aku..menghadam setiap bait indah
dtgnya dari titisan yg melembut mengalir ke pelupur hati…terduduk
pilu..menangis sendu seorang aku dipojokkan sang waktu..hadirnya
seketika..berlalu pergi..meninggalkan kesan pada hati..hati yang baru seorang
aku..baru shj ingin sembuh dari luka lama..terluka kembali…dek masa lalu yang
kejam..terluka kembali sewaktu dia mengemis-ngemis meminta simpati..sang hujan
menghampiri aku…pujuk belai indah melalui tiap titisnya…mendamai rasa relung
jasad pemilik hati seorang aku…
Aku…terus-terusan berdiam diri…membisu…membiarkan waktu berbicara
mengikut hatinya…sedang aku masih di situ..termangu-mangu..tetap sama….
Malam merangkak datang..hujan juga belum beranjak pergi…dia masih
tetap setia mengirim pesan dari Tuhanku…bahawa…dia turun kepada ku sebagai
rahmat..turun nya ia dengan butiran yg memukau…bagai kerikil halus menggodam
jiwa…membentak rasa jiwa seorang aku…sang hujan…sangat mengerti kehendak hati
aku…tetapi aku masih dibiarkan bersendiri…dibiarkan dengan aliran semangat
darinya…seketika…minda terusik…kata2 tak lagi bersatu…bila aksara tidak lagi
berpaut…bila pesan tidak lagi bersambut..
Hati …selalu berharap agar semua ini berlalu pergi dimakan sang
waktu…berlalu pergi ditikam masa…seketika..jiwa hati seorang aku…memanggilnya
kembali…kerana aku tidak mahu berlaku kejam terhadap masa…terhadap
waktu….kerana..kisah itu..aku yang cipta..kerana kisah itu aku yg hadirkan dlm
kehidupan aku..semua nya umpama embun mengering ketika hangat mentari menyapa…
Pernah sang waktu bertny kepada aku…kenapa aku begitu kejam
menghukumnya…kerana engkau sang waktu adalah sebahagian dari diri aku…kerana
engkau sang waktu adalah kenangan yg telah aku simpan di setiap sayap ku…kerana
engkau sang waktu membuat aku mengibarkan sayap dan berlalu pergi tanpa engkau
dpt melihtku kembali…tetapi…kerana engkau sang waktu..aku terbang mngikut rasa
hatinya aku.. mengikut kata takdirnya seorang aku…kerana engkau juga sang waktu
telah aku simpan menjadi sebahagian dr kisah hidupku…telah aku mengirim doa
disetiap sela sayapku…
Sang waktu terus berlalu pergi…sedang aku masih di sini bersama
titisan hujanNya…yang tidak pernah jemu mengirim pesan dari Tuhanku…kerana
sampai bila pun dia adalah Rahmat dr Tuhanku..baitnya menyapa raga..membuai
sukma…alirannya sungguh bening..tiada setara…dari tabir yang tidak mampu untuk
aku raba…pekatnya…gelapnya….dan dari segalanya..kepadaMu aku mohon..genapkan
hatiku dengan asmaMu….
nota kecil: datangnya ia tk di panggil...perginya ia tk di pinta..


No comments:
Post a Comment